when things seems likely to be messed up here and there,
hearing his voice simply lift all the burdens in mind;
boosting up my spirit.
abang, makasih ya, for being such a loving person :)
otak gw beku.
ternyata ini toh perasaan mahasiswa2 tingkat terakhir?
debat lawan Oxford University ketika pertama kali jadi varsity debater ternyata tidak semenegangkan nulis skripsi (even with the same thrill and excitement)
i really gotta work my brain out..
c'mon brain! think! think!
I first saw you at the video exchange
I know my heart and it will never change
This temp work would be alright if you'd call me
You'd call me
I lay awake at night for you
And I pray
We'd cross the deepest oceans
Cargo across the sea
And if you don't believe me
Just put your hands on me
And all the constellations
Shine down for us to see
And if you don't believe me
Just put your hands on me
The subway radiates with heat
We've barely met and still I cross the street to your door
We'd cross the deepest oceans
Cargo across the sea
And if you don't believe me
Just put your hands on me
And all the constellations
Shine down for us to see
And if you don't believe me
Just put your hands on me
Someday when our stories are told
They'll tell of a love like this
When our descendents are all growing old
1,000 years they'll be singing
Nah-nah, nah-nah, nah, nah, nah
We'll climb Tibetan mountains
Where we can barely breathe
I'll see the Dalai Lama
I'll feel him blessing me
And all the constellations
Shine down for us to see
And if you don't believe me
Just put your hands on me
Your hands on me...
First saw you at the video exchange
lagi demen ngisi kuis2 ga penting di blogthings.
lagi bingung mau mulai nulis proposal dr sebelah mana.
gw baru sadar skripsi gw edan banget. haha
lagi agak sensitif.
efek campuran dari proposal yg bahkan belom 1 karakter pun gw tulis, masalah kantor bonyok yg membuat gw terkena imbas pusing, bentar lagi ada yang pindah ke deket2 piramid sana, dan PMS.
lagi flu berat. badan gw anget T_T
lagi kangen terus.
(apart from the fact that we communicate each other+how superb he is in loving me from time to time) pengen ketemu deh.. hmm
i miss his jokes, his laughs, his eyes when looking at me, his teases, his way of comforting me, his pranks, his lingering attitudes, his scents, his nice nose, his stories, his advices, his attentions; everything! i even miss his warm sweaters :)
lagi sering introspeksi diri.
lagi rajin ngapalin lagu.
for the sake of night lullaby-ing him. hehe
lagi seneng ngerjain orang pake peteranswers & askjud :D
lagi ngobrol sama "Tuhan". :P
read this first then you'll understand why i can chat with the-so-called-God!
Kalo males baca, inti dari artikel di web itu begini nih:
berkat artificial intellegence alias kecerdasan buatan; program2 komputer bisa "belajar". means, ada bbrp programer yg bahkan membuat program chatbot (kita bisa chatting, tp ga ama orang. jawabannya dari programnya) yang bisa mengingat dan menyimpan database tentang respon2 chat sampe bisa ngegali sumber dari wikipedia. Setelah dicocokin dengan kata2 kita, semua data2 itu diolah supaya ketika kita ngobrol sama dia; jawabannya nyambung ama kita.
gw jadi mikir, bakalan makin banyak aja orang antisosial nantinya hahaha.
hhmm.. the wonder of human's brain. ya ngga sih? kaya kalo kita cari data di internet, yg masukin datanya sampe yg buat internetnya kan manusia2 juga; sampe akhirnya bisa dimanfaatin manusia lain.
Tuhan (beneran) emang canggih ya?
| What Siti Nur Aulyana Means |
![]() You are the total package - suave, sexy, smart, and strong. |
8 months ago, ada seorang lelaki (dugaan awal: si mas2 ini lg nunggu rombongan yang mau pergi ke negeri antah berantah) lagi memesan sarapannya ke mcD sambil menengok2 dengan pandangan (yang kayanya agak eneg) ke arah 2 perempuan yg lagi gila2an (karena mau mengaburkan diri menuju negeri antah berantah juga).
"judes", kata perempuan yang 1 ke temannya. "eh tapi manis juga sih haha".
melewati 48 jam bersama2; plus sedikit ledekan di kiri dan kanan, lirikan2 maut dikombinasikan dengan curicuri pandang di tengah sesi, ga lupa pake obrolan2 singkat tanpa makna; dia tau si lelaki itu sudah merebut semua perhatiannya.
all happens in a sudden.
lalu mengalirlah sms2 setiap waktu; perhatian2 kecil, keluhan2 sehari-hari, cerita2 sederhana.. ada percakapan2 panjang lewat telepon di tengah malam; membongkar rahasia masing2, mencoba mengenali sosok asli si lawan bicara..
ada satu pembicaraan yang dia tidak pernah lupa.
perasaannya? campur aduk.
senang, gr, kuatir, bingung. dan yang pasti, bahagia. ternyata, ada sekilas harapan dari ujung sana :)
seminggu setelahnya; beyond any doubt, si lelaki sudah dilaunching jadi lelakinya. yaa.. bisa dibilang, dia akhirnya berani juga memulai buku cerita baru.
bareng si lelaki itu; ada cerita-cerita tentang mimpi, tawa, tangis, cemburu, kompromi, godaan, adaptasi, masalah, perhatian, kesal, sabar, gelisah, rindu;
dan semua selalu disertai doa agar saat waktunya tiba nanti, buku ceritanya berakhir bahagia
...
8 months ago, i met him really early in the morning;
there he stole my heart already.
a simple note for abang ganteng. thx for giving me the best time in life.

buat gw, telpon adalah salah satu alat paling berguna dalam hidup gw (termasuk membantu memperlancar kisah cinta gw dengan si abang ganteng hehe)
karena ituuuu gw, yang juga didoktrin bahwa penemu telpon adalah Alexander Graham Bell, dan juga baru saja membaca guardian.co.uk *promosi gratis dikit*; akan menceritakan tentang seorang penggembala sapi pria italia bernama Antonio Meucci.
setelah 113 taun meninggal dan penemuannya diaku2 orang, akhirnya Antonio Meucci bisa juga menikmati pengakuan dunia kalo dialah yg nemuin telpon dan bukan Bell (walau gw ga yakin juga sih, di dunia sana dia bakal girang apa ngga. lah udah seabad lewat!).
si Meucci sebenernya bikin telpon untuk membantu dia komunikasi dengan sesama koleganya, soalnya sebelomnya dia menemukan sebuah fakta bahwa suara bisa dikirimkan lewat sinyal2 melalui kawat (jangan tanya gw cara dia nemuin faktanya. ketika dia nemuin faktanya gw bahkan belom lahir).
waktu istrinya lumpuh dia bikin alat sederhana yg membantu si istri berkomunikasi sama dia kalo dia lagi kerja, mungkin biar ga kangen. =P. nah alat yg dijadiin prototipe ini didemonstrasikan ke masyarakat New York tahun 1860
setelah si istri ngejual alat2 komunikasi ini ke toko barang bekas seharga US$6, akhirnya Meucci bisa juga menyempurnakan prototipe telfonnya. pas udah sempurna, dia ga bisa matenin karena dia ga punya duit sebanyak US$250 dan akhirnya cuma bisa ngelaporin alat yg dia sebut sebagai talking telegraph itu dalam kategori paten tertunda. 3 taun kemudian, dia bahkan ga bisa bayar US$10 buat nyempurnain patennya itu.
karena frustasi, dia terus ngirim model dan catetan2nya ke perusahaan telegraf, Western Union. tp gagal dipertemukan dengan petinggi2 perusahaan. 1874, tu model dan catetan2 diminta balik, katanya Western Union semua berkas2 Meucci ilang. eh 2 taun kemudian, si Alexander Graham Bell tiba2 mematenkan telfon (yang notabene bentuknya dan konsepnya persis plek plek sama punya Meucci) dan punya kerjaan gede2an brg Western Union (sadis ga sih tuh?).
for your info juga ya, si Bell ini ternyata berbagi laboratorium juga sama Meucci dulunya. Udah mulai keliatan belangnya kan?
karena super gondok, kesal, frustasi dan ditimpa perasaan nangis2 darah garuk2 aspal *hiperbolis*; si Meucci, yang imigran dari Florence, akhirnya menuntut Bell dan Western Union ke pengadilan. nah pengadilan udah mendengarkan tuntutan Meucci dan menuduh Bell atas dugaan penipuan. tapi, seiring dengan meninggalnya Meucci di tahun 1889; tuntutan pengadilan itu meninggal juga. <-- dibaca dengan mars kematian yg super sedih yg sering diputer di tipi2 barat ya, soalnya kalo di tipi indo kalo koit kan dibacainnya yasinan. agak ga pas aja gitu =p
makanya, sekarang Italy lagi muji2 parlemen Amerika banget nih karena akhirnya memilih menjadikan Meucci sebagai Bapak Komunikasi dibanding memilih si Bell.
gimana nasib Bell? menurut harian La Republicca sih dia disebut2 sebagai Scotsman Penipu yang tega2nya menari2 dan membangun kerajaan komunikasi diatas penderitaan orang lain (dangdut abiiis bahasanya hahahah)
hari ini gw maen ke "rumah barunya" temen gw. lalu membaca hal ini.
si teman, yang kayanya sih lg jauh2an ama pacarnya, bener2 menangkap konsep long distance relationship dari segi yg amat sangat positif.
dan gw memberikan tepuk tangan yg meriah buat si teman.
gw, dan abang ganteng (katanya dia sendiri loh), ga bisa jauh2an satu sama lain. apalagi gw gampang sekali kangen sama dia. abis bete2an, kangen. baru ketemuan, kangen. lagi telfon2an tengah malem, kangen. tiba2 kecium bau parfum yg mirip parfum dia entah dari mana asalnya, kangen. denger lagu2 yg sering kita dengerin, kangen. liat dvd yg ceritanya mirip2, kangen. orang laen lagi berduaan ama pacarnya dan gw lagi sendiri, kangen. liat bis merah agra mas, kangen. buka dompet dan liat fotonya, kangen. waktu di jepang dua minggu, kangennya sampe bikin gw gila. intinya i often miss him so much, it hurts sometimes.
akhirnya gw suka freak out sendiri kalo mengingat2 gw cuma punya waktu beberapa bulan lg sama dia. gw suka yang sok2 bilang "jgn ngelirik2 yaaa". padahal gw 100% yakin dia bakal setia sama gw. gw tau banget kok dia sayang banget sama gw. sebenernya gw begitu karena gw panik sendiri. bukan karena gw bakal ngelirik org lain kalo dia ga ada (FYI, im a very loyal person. once im in love with that someone, it will always and always be that someone); tapi karena gw takut jauh2an sama dia. takut sendirian. takut kehilangan. takut dia kenapa2 waktu jauh disana. gimana kalo ntar dia sakit? kalo dia telat makan gimana? kalo dia lagi kesepian gimana? takut ga bisa ada saat dia butuh diberi dukungan waktu dia lagi membutuhkan, atau dia ga ada saat gw butuh teman bicara.
tapi gw tau kita saling percaya satu sama lain. selama kita berdua masih punya rasa yang sama yang kita jadikan pegangan, gw tau kok, gw dan dia insya allah bisa ngelewatin semuanya.
waktu gw baca postingannya temen gw itu, gw jadi mendapat beberapa pandangan2 yg amat sangat membantu. intinya semua hubungan kan pasti ada positif dan negatifnya. lagipula yang penting gwnya gimana. dianya gimana. balik ke orang2nya masing2 lah.
gw jadi tiba2 teringat, abang ganteng pernah bilang "makanya kita harus punya pondasi hubungan yg kuat sekarang..."
but still, deep down inside; it's so hard to let him go so soon...
new year has started.
in the end and the beginning of the year i had some of ups and downs in a role.
let's say we're having a family trip for 3 days, abang ganteng joined too. he even doing karaoke with my Pop (canggih euy dia).
oh gw jg mengalami keadaan dimana puncak udah kaya kulkas. jam 11 siang masih kaya jam setengah 6 pagi. dan tololnya, gw berenang di tengah kabut dan hujan badai menghasilkan badan gw lemes, batuk2, idung meler dan kulit menghitam hingga sekarang huhuhu :(
resolusi taun baru gw.. gw ingin jadi orang yg lebih baik lagi. as a daughter (iya pah, aku nanti belajar manajemen. iya mah, ntar aku belajar mandarin juga), as a friend (ntar gw janji deh bakal kumpul2 lagi), as a student (walau awal taun ini diawali dengan suasana malas sekali kuliah) and as a partner for him.
gw sedang berusaha merubah diri gw. sedang belajar menahan emosi, tp di satu sisi juga belajar jujur sama diri sendiri. gw berusaha memahami orang lain, karena gw juga mau dipahami orang lain (walau buat sebagian orang, gw itu terlalu kompleks. kecuali clara, soalnya dia lebih kompleks lagi dibanding gw. ya bu ya? haha).
kadang, bagi gw, sulit sekali untuk bener2 mengatakan gw marah atau kesel. ya hal2 begitu lah. apalagi kalo gw harus ngomong ke orang yang gw sayang. gw sudah dipattern untuk tidak menunjukkan ketidaksukaan gw sama sesuatu apalagi ketika ketiduksukaan gw atau kekesalan gw datang dr people i should put respect too. nyokap atau bokap misalnya.
akhirnya kebiasaan gw ini jadi kebawa-bawa, gw jadi terbiasa tersenyum bahkan saat gw pengen nangis. gw jadi berkompromi bahkan saat gw pengen ngamuk. gara2 ketololan gw yg kaya gini nih, kemaren2 gw sering gagal menjalin hubungan haha. ya apapun itulah, friendship lah, percintaan lah, kerjaan lah. padahal sebenernya tujuan awal gw adalah ngga mau cari masalah. eh tapi gw malah keujanan masalah hahaha...
akhirnya ketika gw kemaren memulai hubungan yg baru, gw ga mau ngulangin kesalahan gw yg lama. gw ga tau kenapa, mungkin karena dia memberi gw sebuah zona nyaman bersama dia, walau awalnya agak susah, tapi gw akhirnya bisa bener2 mengakui gw merasa apa. waktu seneng waktu sedih. semua gw omongin.
dan.. lega. walau kadang2 gw suka ngerasa "duh gw kok ribet bgt sih?" atau "gw kok ga pengertian gini sih?", tapi ya gw sadar, kalo hal2 kecil itu ga dibicarakan takutnya ntar2 bisa jadi bom waktu...
dia waktu itu pernah ngefax suatu artikel bagus (iya, si pacar hobi sekali ngefax). it was called "how to be a better partner". kertas itu jadi kaya kitab suci gw. hehe. dia bilang, both of us should have it, siapa tau artikel itu bisa jadi reminder on how we should maintain the relationship
di artikel itu diomongin on how we should communicate, kecuali si pasangan itu tukang baca pikiran. on how we should be honest to each other and we should respect each other too.
buat gw sama dia, communicating is important. basically, gw sama dia sifatnya memang berbeda dan kita berdua bukan cenayang (lo kira gw mama lauren apah?!) jadi emang harus ngomongin berbagai macam hal hehe. and yes, i am trying to be honest with him.
ada beberapa orang yg berpikiran, truth is hurtful;mending ga tau apa2. tp buat gw dan beberapa kawan2, even if truth is sometimes hurtful;if it doesn't kill you,it makes you stronger.
sound cheesy?
nah, i don't think so. buat gw, jujur sama dia tentang segala hal yg gw rasa adalah bentuk penghargaan gw untuk dia. karena gw percaya dia, dan dia udah membuat gw sangat nyaman untuk bicara tentang apa saja.
kalau ternyata ada sedikit letupan2 emosi kecil, yah that's how relationship is going on right? (walau gw sebenernya ga pernah bisa marah lama2 sama dia, susah deh ='p) karena dari hal2 itu kita jadi bisa belajar untuk jadi lebih baik kan? bisa belajar memperbaiki diri masing2...
we will never be a perfect person, tp setidaknya mengurangi salah satu sifat buruk ga akan bikin kita mati kan? that way, we are not only respecting the partner tp juga respecting ourselves. kecuali kalo ada orang yg ga pengen jadi lebih baik sih beda ceritanya...
sekarang gw lg berusaha banget nih memenuhi resolusi taun baru gw itu. yang paling penting gw pengen lebih bisa ngertiin dia. ga gampang ngambekan dan sensitif lagi. i just want him to be happy to pass through everything together with me.
semoga bisa tercapai ya?
si abang ganteng udah ga bete lagi :)
si teman dari kecil ternyata normal. dia ga lagi naksir kuntilanak, tp wanita normal. u go, bro! kejarlah dia!
si orang2 rese di kampus udah ga aneh2 lagi. ga berani kali hahaha.
gw udah mulai mengetik skripsi. bahannya udah beres semua :)
-changes sometimes good, eh?-
| Next Page |
| << January 2008 >> | ||||||
| Sun | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat |
| 01 | 02 | 03 | 04 | 05 | ||
| 06 | 07 | 08 | 09 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||